PRINSIP-PRINSIP USABILITY PADA APLIKASI TIKTOK, INSTAGRAM, DAN WHATSAPP
A. Usability Aplikasi TikTok
Aplikasi TikTok adalah
salah satu platform media sosial dengan pertumbuhan tercepat di dunia. TikTok
telah menjadi aplikasi populer global pada tahun 2020, dan ada banyak pembuat
konten di platform TikTok yang membuat konten tentang berbagai topik, termasuk
konten menari, memasak, tutorial makeup, menyebarkan informasi, tantangan, dan
banyak lagi. .Aplikasi ini menyediakan tombol dan berbagai fungsi di dalamnya.
Misalnya dalam tampilan bagian bawah TikTok
sendiri memiliki tombol beranda untuk menampilkan video-video, ada tombol
pencarian video, ada tombol notifikasi untuk informasi mengenai adanya pengikut,
suka, dan komentar terbaru, dan ada tombol menuju kepada akun milik pengguna.
Dalam tampilan bagian kanan pun ada tombol like (dilambangkan dengan hati), comment (dilambangkan dengan awan dialog atau bubble), dan share (dilambangkan dengan panah). Sedangkan tampilan bagian atas memiliki
tombol “Mengikuti” dan “Untuk Anda” sebagai pembeda apabila kita ingin melihat
video dari akun yang pengguna ikuti atau melihat video dari akun pengguna acak.
Yang menariknya pengguna pun bisa dengan mudah melihat video yang dicari dari
sebuah tab discover ataupun dari sebuah hashtag.
Untuk fiturnya sendiri
memiliki model yang sederhana dan banyak pilihan jenis media social untuk
sign-in/log-in. Lalu ada fitur membuat video yang mudah dicari dan diingat
hanya dengan mengklik tombol tambah pada saat membuka aplikasi TikTok tidak
lupa banyak fitur didalamnya seperti penggunaan filter, efek, pengatur waktu,
penambahan audio, dan lain-lainnya yang menambah nilai satisfaction karena penggunanya
bisa berkreasi sebebas apapun. Penyelesaian mengpublikasi videonya pun sangat
efektif. Dan terkait errors menurut sepengalaman saya, aplikasi TikTok jarang mengalami
errors.
B. Usability Aplikasi Instagram
Secara umum Instagram
merupakan media sosial berbasis gambar yang menyediakan layanan berbagi foto
atau video secara online. Instagram juga merupakan
termasuk salah satu aplikasi media sosial yang sangat popular belakangan ini.
Pengguna aplikasi Instagram akan
disajikan banyak sekali fitur yang tentunya sangat memuaskan. Instagram memiliki
fitur mengunggah foto dan video, mengunggah story, mengirim pesan, melakukan
siaran langsung, bahkan ada fitur reels atau video pendek yang persis seperti
aplikasi TikTok. Tidak lupa yang sangat populer saat ini adalah adanya sebuah
filter pada kamera Insagram sendiri. Dan yang menariknya yaitu adanya penambahan
fitur panggilan suara dan panggilan video dalam ruang pesan Instagram
memudahkan penggunanya berkomunikasi.
Penggunaan fitur nya pun mudah
dipahami dan dapat cepat di akses karena peletakan tombolnya yang tidak
berbelit-belit. Misalkan tombol beranda, explore, reels, notifikasi, dan akun
pengguna yang terletak pada bagian bawah ketika aplikasi dibuka. Hal ini
membuat pengguna nya akan merasa mudah menggunakan aplikasi Instagram. Hanya
saja terkadang Instagram selalu mengupgrade system yang membuat peletakan
tombol akan berpindah peletakannya membuat sulit diingat.
Terkait errors, aplikasi Instagram biasanya
suka mengalami errors seperti story yang tiba-tiba tidak bisa dibuka dan bahkan
terkadang perbaikannya harus menghabiskan waktu yang lama.
C. Usability Aplikasi WhatsApp
Whatsapp Messenger adalah aplikasi pesan instan untuk
smartphone yang secara fungsional hampir identik dengan aplikasi Short Message
Service (SMS) yang biasa digunakan pada ponsel lawas. Tapi Whatsapp tidak pakai
pulsa, pakai data internet dan fitur lebih lengkap. Aplikasi WhatsApp dirilis sejak tahun 2009 dan kepopulerannnya masih
sama dan stabil sampai saat ini meskipun tidak sepopuler aplikasi yang sedang
marak digunakan.
Aplikasi WhatsApp
tentunya memiliki fitur beragam yang sangat bermanfaat. Fiturnya sendiri yaitu
dapat mengirim gambar, video, audio, dokumen, kontak WhatsApp, dan lokasi yang
terdapat dalam fitur chat. Tidak lupa dalam fitur chat dilengkapi dengan fitur
panggilan suara dan panggilan video yang lebih memudahkan penggunanya dalam
berkomunikasi.
Pengguna juga bisa
mudah memahami cara pembuatan story, mengubah foto profil pribadi maupun grup.
Hanya saja ada fitur yang masih menjadi bahan salah paham oleh penggunanya,
yaitu penggunaan fitur “Laporan dibaca” pada privasi dalam pengaturan yang dimana
fungsinya untuk membuat lawan interaksi tidak mengetahui informasi sudah dibaca
atau belumnya suatu chat. Banyak yang sulit memahami dan mengira jika itu
berlaku pada grup obrolan, namun ternyata hanya berlaku pada chat pribadi saja.
Dalam WhatsApp
sendiri memiliki tombol yang bermanfaat untuk kenyamanan penggunanya. Misalnya
tombol untuk membuat story, melihat story, membuka chat, dan mencari riwayat
panggilan dapat dilakukan dengan efektif. Hal ini karena tampilan dalam
WhatsApp sangat sederhana sehingga mudah diingat dan memudahkan penggunanya
cepat untuk memenuhi kebutuhannya.
Mengenai error
tentunya terdapat pada aplikasi WhatsApp. Dari beberapa pengalaman terkadang
WhatsApp tiba-tiba mengalami bug seperti pengiriman pesan yang gagal misalnya.
Hanya saja, pengguna bisa dapat menggunakan aplikasi dengan normal karena
perbaikannya tidak menghabiskan waktu yang lama.
Referensi
Aarhus, K. D., Lia-Rognli, E., Motland, J. H., & Nummedal, S. A. How does TikTok and its UI elements effects the use of the app.
Muqsith, M. A. Usabilitas Twitter, Facebook, Youtube, dan Tiktok.
Albesher, A. S., & Alhussain, T. (2021). Evaluating and Comparing the Usability of Privacy in WhatsApp, Twitter, and Snapchat. International Journal of Advanced Computer Science and Applications, 12(8).
Khoiriyah, R., & Atanto, T. (2021). ANALISIS USABILITY (KEBERGUNAAN) APLIKASI WHATSAPP MESSENGER SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PADA GENERASI X, Y, Z. e-Repository Dosen Universitas Gajayana Malang.
https://sitinurhamidah10.wordpress.com/2018/01/11/user-experience-terhadap-sosial-media-instagram/
https://www.kajianpustaka.com/2021/01/usability-pengertian-dimensi-prinsip.html
Komentar
Posting Komentar